Informasi Water Meter Itron

Water Meter Itron – Air merupakan sumber kehidupan, sederhana namun sangat dibutuhkan. Itu mengapa sebagian permukaan bumi terdiri dari perairan jika dibandingkan dengan daratan. Semua makhluk hidup yang ada di dunia juga pernah lepas dari yang namanya kebutuhan air. Saat ini banyak warga kota menggunakan air pdam sehingga banyak bangunan yang telah menggunakan water meter atau alat pengukur air. Kebutuhan akan air yang tiada pernah terbatas bisa membuat tagihan bulanan melonjak, untuk itu mengapa penting sekali punya water meter untuk bisa mengendalikan pemakaian air setiap bulannya.

Pengukuran air yang akurat merupakan cara dimana bangunan komersil atau sebuah perusahaan air minum bisa mencegah pemborosan air. Adapun informasi yang dihasilkan water meter biasanya berupa ketetapan nilai yang berasal dari laju debit air yang telah digunakan dengan ketentuan bahwa nilai tersebut sesuai dengan standarisasi yang berlaku.  Standar untuk menentukan nilai tersebut biasanya dikenal dengan nilai akurasi. Nilai akurasi yang berasal dari water meter ini tentu akan mempengaruhi tingkat kehilangan air. Perlu kalian tahu bahwa nilai akurasi yang baik dari sebuah water meter maka tingkat kehilangan air pada persentasenya akan menurun.

Nah, untuk itu apapun water meternya baik itu water meter itron atau lainnya, kalian perlu menjaga agar nilai akurasi yang berasal dari water meter tersebut baik. Untuk itu kalian perlu melakukan pemeliharaan jangka sekitar waktu 4 (Empat) tahun sekali.  Water meter ini biasanya sudah dilengkapi dengan peralatan unit sensor, unit penghitung serta indikator pengukur guna menyatakan volume air yang telah di gunakan. Nah, dalam pemilihan water meter sebenarnya juga bergantung pada diameternya berapa yang ingin dipasang, sebab diameter berbeda ternyata kapasitasnya juga akan beda yang bisa diukur.

Berikut ini merupakan istilah-istilah yang sering dipakai dalam proses pengukuran akurasi pada water meter yang sekiranya perlu kalian tahu, yakni:

  1. Q max atau kemampuan ukur maksimum

Istilah pertama terkait proses pengggunaan water meter untuk pengukuran air yakni ada Q max. Q max merupakan kemampuan ukur maksimum yang merupakan debit terbesar yang bisa berlangsung pada water meter selama periode tertentu tanpa terjadinya kerusakan, tanpa terjadinya kesalahan maksimum yang telah diizinkan, serta tanpa adanya lampauan nilai dari tekanan maksimum.

  1. Q n atau kemampuan ukur nominal

Istilah selanjutnya dalam menggunakan water meter itron atau yang lainnya yakni ada Q n. Q n ini merupakan debit setengah dari debit yang terbesar dan bisa berlangsung pada water meter selama periode tertentu yang harus tanpa mengalami kerusakan, tanpa terjadinya kesalahan maksimal yang telah diizinkan, dan tanpa melampaui angka nilai dari tekanan maksimum. Adapun debit setengah ini ketentuannya berdasarkan pemakaian normal.

  1. Q t atau batas peralihan

Q t merupakan debit yang natas antara zone terendah dengan zone tertinggi dalam sebuah batasan sekitar beban aliran yang bisa berlangsung di water meter tersebut selama periode tertentu namun tanpa adanya sebuah kerusakan, tanpa mengalami sebuah kesalahan maksimum serta tanpa melampaui sebuah nilai dari tekanan maksimal.

  1. Q min atau kemampuan ukur minimal

Istilah selanjutnya yakni ada Q min. Maksud dari Q min ini yakni debit terkecil bisa berlangsung di water meter ini yang pastinya juga dalam sebuah periode tertentu yang pastinya juga tanpa mengalami sebuah kerusakan.

  1. Starting Flow

Istilah terakhir yang bisa kalian coba perhatikan yakni starting flow. Ini merupakan debit awal terkecil yang biasanya dibutuhkan untuk menggerakkan penghitungan water meter.

Sekian ulasan tentang water meter itron. Semoga bermanfaat dan terimakasih.

Untuk pemesanan Flow Meter, hubungi :
No.HP / WA : 0852 3311 1221 & 0852 3408 9809.
Tlp.Kantor : 0341 – 578742.

Email
sales@hildansafety.co.id
info@hildansafety.co.id

PT.HILDAN FATHONI INDONESIA
Jln.Moch.Rasyid No.9-B, RT.12 RW.03, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun,
Kota Malang – Jawa Timur 65147.

Informasi Water Meter Nankai

Water Meter Nankai – Jika membicarakan tentang  water meter mungkin saja kalian masih banyak yang nampak asing, namun jika bicara tentang alat pengukur air atau meteran air, mungkin sudah banyak yang dengar namun belum tahu bagaimana cara kerjanya. Tidak semua orang menggunakan alat ini. Umumnya alat ini dipakai mereka yang memiliki bangunan komersial. Namun, tak sedikit pula mereka yang sudah menggunakan air PDAM memakai alat ini guna mengontrol pemakaian air agar lebih hemat. Sebenarnya fungsi dari water meter atau meteran air ini yakni untuk mencatat pemakaian air untuk setiap bulannya.

Sebagai alat pencatat, water meter ini dianggap sangat penting untuk mereka dalam menjaga meter air supaya tercatat dengan akurat. Perlu kalian tahu jika hasil meteran air yang tercatat tidak akurat maka di kemudian hari bisa menimbulkan tagihan yang tinggi dan pastinya akan bisa menyulitkan hari-hari kalian yang berharga. Kondisi seperti ini bisa muncul karena water meter yang tidak terawat sehingga data pada meter air tersebut tidak mudah terbaca oleh para petugas. Akibatnya, mereka melakukan perkiraan pemakaian air berdasarkan dengan data pemakaian Air yang telah kalian miliki.

Berikut ini beberapa kondisi dari water meter yang tak terawat dan bisa menyulitkan proses pembacaan pada meter air atau water meter yakni adanya sampah yang menimbun water meter yang kalian miliki tersebut misalnya oleh benda-benda rontokan bangunan, atau benda-benda berat lainnya. Bisa jadi water meter kalian masuk ke dalam timbunan tanah atau tanaman yang ada di taman kalian. Masalah lainnya bisa jadi kondisi water meter terendam di bak penampung. Nah, hal ini biasanya berlaku untuk semua water meter termasuk water meter nankai. Untuk itu, apapun water meter atau meteran air yang kalian punya, pastikan untuk selalu mengecek agar bisa memudahkan pihak pencatat mendapatkan angka yang actual dan akurat.

Adapun jenis water meter yang perlu kalian tahu, yakni sebagai berikut:

  1. Mechanical Water Meter ( Meteran Air Mekanis)

Untuk jenis ini sangat umum dipakai sebab meter air ini bisa dibilang relatif murah dan lagi operasionalnya serta pemeliharaannya juga sangat mudah.

  1. Magnetic Flowmeter

Jenis kedua ada magnetic flowmeter. Prinsip kerjanya ialah berdasarkan pada sistem magnet yang mana telah dialiri oleh elektronik.

  1. Ultrasonic Flowmeter
  2. Jenis ketiga yakni ada ultrasonic flowmeter. jenis ini dipakai untuk laju debit pada aliran yang ada di dalam pipa yang menggunakan sistem gelombang.

Berikut ini ada beberapa tips untuk kalian lakukan dalam menjaga water meter nankui atau meteran air kalian dengan tepat, yakni:

  1. Tips pertama untuk memelihara dan menjaga water meter atau meteran air yakni kalian bisa memastikan bahwa instalasinya tidak terendam atau tertimbun ataupun dicor dengan semen.
  2. Tips kedua Pastikan bahwa water meter kalian dalam keadaan bersih serta kaca pada water meter tetap jernih atau tidak buram sehingga memudahkan melakukan pengecekan angka pada alat tersebut.
  3. Tips ketiga yakni kalian harus memastikan bahwa water meter atau meteran air kalian tidak terhalang oleh benda apapun baik itu benda berat atau ringan. Selain itu, kalian juga wajib pastikan bak pada water meter terkunci.
  4. Tips keempat yakni kalian harus memeriksa secara rutin kondisi water meter kalian. Kalian bisa cek keaktifan dan ketidak aktifan alat tersebut, lalu kalian juga harus cek perputaran pada water meter tersebut apakah sedang berputar terbalik ataupun sedang maju mundur.
  5. Untuk tips yang terakhir dalam perawatan water meter yakni kalian wajib untuk memastikan posisi meter air berada di posisi yang memudahkan para petugas menjangkaunya untuk mencatat angka meteran tersebut.

Demikian ulasan singkat tentang water meter nankui serta perawatannya agar tagihan tidak melonjak akibat kerusakan water meter. Semoga bermanfaat dan terimakasih.

Untuk pemesanan Flow Meter, hubungi :
No.HP / WA : 0852 3311 1221 & 0852 3408 9809.
Tlp.Kantor : 0341 – 578742.

Email
sales@hildansafety.co.id
info@hildansafety.co.id

PT.HILDAN FATHONI INDONESIA
Jln.Moch.Rasyid No.9-B, RT.12 RW.03, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun,
Kota Malang – Jawa Timur 65147.

Sekilas Tentang Water Meter Digital

Water Meter Digital atau yang memiliki nama lain dengan istilah Electronic Water Flow Meter ini merupakan alat untuk mengukur aliran meter. Water meter digital diciptakan untuk menggantikan fungsi water meter mekanik yang sudah ketinggalan zaman.

Selain itu dalam meningkatkan kinerja dan hasil yang baik dari water meter mekanik, water meter digital telah banyak difabrikan dengan berbagai macam versinya. Berikut kami sajikan jenis – jenis water meter digital yang banyak digunakan oleh perseorangan atau sekelompok orang tertentu.

Elektromagnetik meter

Elektromagnetik meter merupakan water meter non mekanik dalam prinsip kerjanya. Pada awal penciptaannya, water meter jenis ini membutuhkan power besar untuk bisa bekerja sehingga harus menggunakan tenaga pembangkit berupa listrik.

Namun pada perkembangan selanjutnya, elektromagnetik ini menggunakan tenaga battery untuk jenis yang kecil. Pada ukuran 2” ke atas ia masih menggunakan tenaga listrik seperti saat awal diciptakan. Tingkat akurasi alat ini mencapai kurang lebih 0,25%

Fluidic Osilasi Meter atau Smartmeter

Fluidic osilasi meter atau yang lebih dikenal dengan smartmeter ini memiliki hasil pengukuran yang lebih akurat sampai dengan batas usia meter. Karena tidak ada komponen yang bergerak, smartmeter tidak terkena dampak negative dari partikel – partikel seperti pasir. Hal ini membuatnya terhindar dari masalah ketidakakuratan disbanding dengan menggunakan water meter mekanik.

Smartmeter mempunyai teknologi canggih dengan pembacaan akurasi tinggi juga dapat memperpanjang usia meter dengan cara mengganti battery meternya.

Smart meter ini menyediakan meteran yang dapat dibaca secara langsung atau bisa pula dalam format AMR (Automatic Meter Reading) yang menggunakan teknologi induktif, radio frekuensi, atau segala bentuk teknologi pembacaan meter otomatis yang terhubung melalui aplikasi meter sesuai dengan sistem kode atau pulsa.

Selain itu smartmeter juga memiliki fasiliitas pemantauan yang cukup unik dimana memungkinkan meternya untuk mendeteksi kekurasakan (tamper), periode konsumsi secara terus menerus selama 24 jam, waktu ketika pemakaian atau tidak, serta mendeteksi adanya udara dalam pasokan, serta status batterynya itu sendiri.

Sistem pada smartmeter ini akan memberitahu usia battery 12 bulan sebelum masanya habis. Dengan mengganti battery tepat waktu maka akan memperpanjang usia water meter tanpa harus menggantu meternya atau nomer seri meternya.

Ultrasonic Meter

Ultrasonic meter merupakan sebuah velocity meter dimana dia akan terus mengukur elevasi atau kecepatan aliran pada saluran pipa terbuka atau tertutup untuk menghitung jumlah volume air yang lewat. Kelebihan dari jenis water meter digital ini dia memiliki sensor ultrasonic yang dipasang dibagian bawah pipa atau saluran.

Sensornya akan memancarkan pulsa ultrasonic yang berjalan melalui air dan mencerminkannya pada permukaan cairan. Kecepatan aliran alat ini diukur dengan sinyal Doppler ultrasonic dengan tingkat akurasi mencapai kurang lebih 0,25%.

Sekedar info, untuk memperoleh water meter digital di atas kalian bisa melakukan pemesanan via online maupun offline dengan mendatangi toko perpipaan atau pembangunan di daerah kalian. Untuk harganya sendiri, water meter ini mematok harga lebih mahal daripada jenis mekanik karena memberikan keunggulan yang luar biasa.

Demikian jenis – jenis water meter digital yang mampu dibahas. Sebenarnya masih banyak jenis lain yang seharusnya ditampilkan. Mulai dari water meter jenis basah, semi kering, dan kering. Belum lagi dengan smart meter, meter pra bayar, dan lain sebagainya. Semoga hal kecil di atas dapat memperkaya wawasan yang kita punya ya.

Untuk pemesanan Flow Meter, hubungi :
No.HP / WA : 0852 3311 1221 & 0852 3408 9809.
Tlp.Kantor : 0341 – 578742.

Email
sales@hildansafety.co.id
info@hildansafety.co.id

PT.HILDAN FATHONI INDONESIA
Jln.Moch.Rasyid No.9-B, RT.12 RW.03, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun,
Kota Malang – Jawa Timur 65147.

Harga Water Meter ½ Inch SNI

Harga Water Mater ½ Inch SNI – Jika kita membahas mengenai penggunaan air dalam kehidupan sehari – hari, tentu tidak pernah ada akhir dari pembahasannya. Demi mencapai tujuan pelayanan air dalam masyarakat secara terukur, baik, dan akuran, tentu membutuhkan sebuah alat ukur volume air yang memiliki kelayakan segi teknis maupun non teknisnya.

Salah satu alat ukur yang memenuhi prosedural di atas adalah water meter ½ inch yang bersertifikasi SNI. Lantas berapa harga water meter ½ inch SNI ini? Ikuti pembahasannya dalam artikel berikut!

Gambaran Umum Harga Water Meter ½ inch SNI

Sebelum membahas masalah yang spesifik, sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan water meter itu.

Water meter merupakan salah satu jenis alat ukur volume air pada jaringan perpipaan yang cocok untuk digunakan perorangan maupun kelompok orang dengan memperhatikan aspek tertentu sehingga masyara.kat/pengguna lebih mudah memperoleh air dengan jumlah tertentu.

Water meter ini memiliki berbagai macam ukuran. Ukuran ini ditentukan atas diameter alatnya, mulai dari ½ inch, 1 inch, 2 inch, dan lain sebagainya. Harga yang ditawarkan untuk setiap barangnya pun beragam mulai dari ratusan ribu sampai dengan jutaan ribu rupiah.

Untuk memastikan barang yang digunakan layak dan memiliki standar, sudah pasti harus memiiliki nama SNI dalam setiap produknya. Nah untuk harga water ½ inch SNI kalian bisa merogoh saku kurang lebih 300-500 ribu rupiah. Dengan harga yang demikian, barang yang didapat sudah layak dipakai dan dijamin awetnya.

Harga water meter ½ SNI demikian dapat kalian temukan di situs toko online seperti buka lapak, tokopedia, maupun shoope. Cukup dengan mengetikkan apa yang diinginkan maka berbagai produk langsung dikeluarkan tanpa perlu beranjak keluar rumah. Pastikan dalam memilih toko dan barangnya memiliki bintang banyak yang, agar lebih valid dan terpercaya.

Petunjuk Penggunaan Water Meter SNI

Penggunaan water meter SNI ini sangatlah mudah karena dalam satu set water meter ini tilah dilengkapi dengan unit penghitung dan juga indikator volume air melalui jaringan pipanya.

Dalam water meter ada beberapa istilah yang mungkin terasa asing di telinga kita, istilah – istilah tersebut antara lain:

  • Badan meter air, merupakan bagian utama alat hitung pada water meter
  • Inner, merupakan alat petunjuk yang menjadi bagian dalam dari water meter
  • Volume actual (Va), merupakan total volume air yang melewati water meter, Va ini ditampilkan dalam ukuran debit (Q), Q teragi atas 4 macam yakni:

Q1 : debit minimum atau debit yang paling rendah

Q2 : debit transisi atau debit antara Q1 dan Q3

Q3 : debit nominal atau debit tertinggi dalam kondisi kerja

Q4 : debit maksimum atau debit paling tinggi dalam jangka waktu pendek

  • Volume indikasi, merupakan volume air yang ditunjukkan oleh water meter
  • Kesalahan maksimum, kesalahan relative, dan kesalahan penunjukan, merupakan kesalahan sesuai dengan yang ditunjukkan water meter
  • Kehilangan tekanan (Δp), merupakan kehilangan tekanana pad debit air yang ditentukan water meter
  • Diameter nominal, merupakan rancangan pada ukuran komponen pipa kerja

Petunjuk penggunaannya sendiri adalah water meter dipasangkan pada sambungan pipa dari sumber air yang dipunya, water meter dipasangkan sedemikian rupa sampai selesai. Jika kita telah memahami istilah – istilah di atas dengan baik maka kita akan tahu berapa debit air yang dikeluarkan sehari – hari.

Demikian sedikit ulasan mengenai harga water meter ½ inch SNI serta petunjuk penggunaan water meter itu sendiri. Semoga bermanfaat.

Untuk pemesanan Flow Meter, hubungi :
No.HP / WA : 0852 3311 1221 & 0852 3408 9809.
Tlp.Kantor : 0341 – 578742.

Email
sales@hildansafety.co.id
info@hildansafety.co.id

PT.HILDAN FATHONI INDONESIA
Jln.Moch.Rasyid No.9-B, RT.12 RW.03, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun,
Kota Malang – Jawa Timur 65147.

Inilah Langkah-Langkah Cara Setting Flow Meter Elektromagnetik

 

Cara Setting Flow Meter – Fungsi dari flow meter adalah sebagai alat yang digunakan untuk mengetahui adanya suatu aliran material, baik itu yang berupa liquid, gas, maupun powder dalam suatu jalur aliran, dengan segala aspek aliran itu sendiri yang meliputi kecepatan aliran (flow rate) dan volume dari matrial (total massa) yang mengalir dalam jangka waktu tertentu yang dikirim berupa data angka dan dapat juga diteruskan guna menghasilkan aliran listrik atau sinyal yang bisa digunakan sebagai input pada control atau rangkaian electric lainnya. Maka, supaya sesuai tujuan, cara setting flow meter ini harus diterapkan sebaik mungkin sehingga tidak ada kesalahan.

Prinsip kerja dari alat ini berdasarkan Hukum Farraday pada induksi elektromagnetik untuk mengukur proses suatu aliran. Yaitu, tingkat tegangan sinyal sesuai dengan rata-rata kecepatan aliran yang diinduksi pada suatu elektroda ketika cairan konduktif mengalir melalui medan magnet pada kecepatan V. Sinyal tegangan induksi tersebut ditangkap oleh satu pasang atau lebih elektroda dan ditransmisikan ke converter guna pemrosesan lebih lanjut. Sinyal kemudian dikonversi ke dalam sinyal denyut (pulse), dan juga sinyal arus 4 – 20 mA, serta sinyal keluarannya ditampilkan pada  layar LCD pada waktu yang sama.

Pada umumnya, flow meter elektromagnetik dapat bekerja dengan baik jika konduktivitas dari aliran memenuhi persyaratan. Untuk keakurasian dari flow meter electromagnetic, ada persyaratan kecepatan aliran minimal dan kecepatan aliran maksimumnya. Karena itu, kapasitas dari flow meter tidak hanya didasarkan pada ukuran flow meter yang umumnya mengikuti dimensi dari pipa. Untuk lebih tepatnya, ukuran alat ini mengacu pada kapasitas pompa atau besarnya aliran dari fluida dalam pipa. Hal tersebut guna menjaga keakurasian alatnya sekaligus guna meningkatkan efektifitasnya.

Selain hal tersebut, posisi installasi dari alat flow meter-nya juga perlu diperhatikan mengikuti petunjuk cara instalasi yang telah diberikan oleh manfacture. Hal ini supaya dapat menghindari terjadinya back pressure maupun terjadinya terjebaknya udara di dalam flow meter. Karena itu, cara setting flow meter pada pipa yang sudah ada perlu disiasati guna memenuhi prinsip kerja, prinsip installasi, dan juga mempertimbangkan installasi pipa yang ada.

Intinya, dalam cara setting flow meter, pertama perlu memperhatikan persyaratan dan langkah-langkah installasi agar supaya tujuan dari pemasangan alat ini dapat tercapai. Kedua, perhatikan lokasi pemasangan flow meter. Karena, untuk lokasi indoor dan installasi pada lokasi out door perlu penyesuaian. Terhadap ketinggiannya pun  perlu diberi perhatian khusus. Misalnya; jika flow meternya dipasang pada pipa dengan ketinggian 3 meter atau lebih tentunya berbeda dengan flow meter yang dipasang pada posisi dibawah tanah atau di selokan.

Langkah-langkah cara setting flow meter elektromaknetik yang tepat adalah sebagai berikut;

  1. Persiapkan; Kunci Pas 30/32, Gasket Flange 6 Inchi, Baut+Ring+Mur M20 L=90, Flange 6” JIS 20K.
  2. Tentukan lokasi istallasi dan jarak instalasi upstream-nya: 5D terhadap Elbow, 5D D terhadap Tee, 10D terhadap Valve. Serta, jarak instalasi downstream : 2D terhadap Elbow.
  3. Metode installasi :
  • Hindari pemasangan dengan arah fluida turun
  • Usahakan instalasi dengan posisi atau tempat sedemikian rupa sehingga tidak ada udara yang terjebak dalam alat flow meter-nya.
  • Pastikan arah aliran sesuai dengan arah tanda panah pada flow meter-nya.
  1. Pemasangan Flow meter;
  • Angkat flow meter dengan hati-hati
  • Pasang gasket, baut, mur, dan ring dengan pengencangan secara silang agar tidak bocor.
  1. Pasang Ground cable.
  2. Alirkan air dengan melakukan pengecekan pada sambungan flange dan pastikan arah dari aliran mengikuti tanda pada flow meter serta supaya tidak ada kebocoran.
  3. Matikan pompa atau tutup valve.
  4. Pemasangan cable:
  • Buka bagian belakang converter dengan memutarnya.
  • Buka cable gland dan masukan kabel kedalamnya dan kencangkan.
  • Pasang kabel pada socket dengan tanda L dan N.
  • Kencangkan Cable gland.
  • Tutup Converter dan kencangkan.
  1. Setting dan pembacaan:
  • Hidupkan listrik dan pompa atau buka valve
  • Perhatikan layar atau display pada converter-nya.
  • Untuk setting dan perubahan parameter bisa dilihat di operation manual dari flow meter yang dimiliki tersebut.

Itulah langkah-langkah cara setting flow meter elektromagnetik yang dapat kita terapkan. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

Untuk pemesanan Flow Meter, hubungi :
No.HP / WA : 0852 3311 1221 & 0852 3408 9809.
Tlp.Kantor : 0341 – 578742.

Email
sales@hildansafety.co.id
info@hildansafety.co.id

PT.HILDAN FATHONI INDONESIA
Jln.Moch.Rasyid No.9-B, RT.12 RW.03, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun,
Kota Malang – Jawa Timur 65147.

Mulai chat
Chat WHATSAPP
Halo...
Ada yang bisa kami bantu?

( DWI, Marketing Eksekutif )
Powered by